Bio Farma Dapatkan PROPER Emas ke-10 dan Green Leadership, Tunjukkan Komitmen BUMN untuk Masyarakat

PT Bio Farma (Persero) kembali memperkuat komitmennya sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan fokus pada dampak positif yang dirasakan masyarakat. Pencapaian ini ditandai dengan perolehan penghargaan PROPER Emas untuk kesepuluh kalinya dalam Anugerah Lingkungan PROPER dan Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Tahun Kinerja 2025. Selain itu, Bio Farma juga berhasil mendapatkan penghargaan Green Leadership yang merupakan pengakuan atas kepemimpinannya dalam mempromosikan keberlanjutan lingkungan secara terintegrasi dalam seluruh proses bisnis.
Penghargaan yang Diterima
Penghargaan tersebut disampaikan secara langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Jeffri Susanto, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Bio Farma. Momen ini menjadi saksi betapa pentingnya peran BUMN dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di tengah tantangan yang ada.
Transformasi PROPER
Dalam sambutannya, Hanif Faisol Nurofiq menekankan bahwa PROPER akan mengalami transformasi di masa mendatang. PROPER tidak hanya berfungsi sebagai alat pemeringkatan kinerja perusahaan, tetapi juga berperan dalam pengawasan dan penegakan hukum terkait lingkungan.
“Tahun ini, pelaksanaan PROPER berbeda dari tahun sebelumnya. Untuk tahun 2026, PROPER akan bertransformasi menjadi lebih dari sekadar pemeringkatan kinerja, namun juga berfokus pada pengawasan dan penegakan hukum. Proses ini tidak hanya akan dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup, tetapi juga akan melibatkan pengawasan dari pemerintah daerah,” ujar Hanif.
Apresiasi untuk Perusahaan Berkomitmen Lingkungan
Hanif juga memberikan apresiasi kepada semua perusahaan yang menunjukkan dedikasi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Ia menekankan pentingnya kontribusi perusahaan-perusahaan yang meraih PROPER Emas dalam memberikan manfaat nyata bagi pembangunan ekonomi masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Kepemimpinan Bio Farma dalam Keberlanjutan
Jeffri Susanto mengungkapkan bahwa pencapaian ini merefleksikan komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam setiap aspek operasional. Bio Farma bertekad untuk menjadi BUMN yang tidak hanya berfokus pada keuntungan, tetapi juga berkontribusi nyata bagi masyarakat.
“Raihan PROPER Emas kesepuluh dan penghargaan Green Leadership ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen seluruh karyawan Bio Farma. Bagi kami, keberhasilan ini bukan sekadar pengakuan, tetapi juga tanggung jawab untuk memastikan kehadiran kami memberikan dampak positif bagi masyarakat, menjaga lingkungan, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” jelas Jeffri.
Inovasi dan Program Pemberdayaan Masyarakat
Dalam penilaian PROPER Tahun Kinerja 2025, Bio Farma menonjolkan dua aspek utama, yaitu inovasi lingkungan dalam proses produksi vaksin dan program pemberdayaan masyarakat melalui Kampung Berseka di Desa Padaasih, Sumedang, Jawa Barat. Bio Farma menerapkan inovasi berbasis penilaian siklus hidup pada tahapan produksi yang memiliki dampak signifikan.
- Smart Heat Integration Condensate Flash Steam Reutilization for Boiler Feedwater Heating
- Hydrooboost Cleaning Pipe (HYPE)
- Seamless Automated Load Transition for Emission Reduction
Melalui inovasi tersebut, Bio Farma berhasil mencapai efisiensi energi sebesar 3.452 GJ per tahun, menghemat air sebanyak 155 m3 per tahun, serta mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 1.617,5 ton CO2eq per tahun. Capaian ini menunjukkan bahwa komitmen perusahaan terhadap lingkungan tidak hanya terbatas pada kepatuhan, tetapi juga diwujudkan dalam inovasi operasional yang terukur dan berdampak nyata.
Kampung Berseka: Memperkuat Masyarakat Lokal
Keberlanjutan di Bio Farma juga diwujudkan melalui program Kampung Berseka yang menunjukkan bagaimana BUMN dapat meningkatkan kapasitas masyarakat, menciptakan nilai ekonomi tambahan, dan memperbaiki akses layanan dasar. Dalam program ini, Bio Farma mendampingi Komunitas Budidaya Lebah Teuweul dengan fokus pada peningkatan kualitas produk madu dan propolis.
Program ini juga meliputi penguatan legalitas usaha, termasuk Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, dan PIRT, serta pengembangan produk diversifikasi dari sisa pemerasan madu. Selain itu, generasi muda dilibatkan dalam pemasaran produk melalui platform digital.
Dampak Sosial-Ekonomi yang Signifikan
Dari segi dampak sosial-ekonomi, program ini tercatat berhasil mendorong peningkatan jumlah anggota Budidaya Teuweul dari 18 menjadi 25 orang, melibatkan 12 pemuda, serta meningkatkan nilai jual madu dari Rp170.000 per liter menjadi Rp440.000 per liter. Intervensi perusahaan juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui perbaikan akses air bersih dan irigasi.
- 227 rumah tangga menerima manfaat perbaikan akses air bersih
- Perluasan penerima manfaat pipanisasi mencapai 274 rumah tangga di 6 dusun
- Dukungan terhadap pengairan lahan pertanian seluas 192 hektare
Menurut Jeffri, hal ini menggambarkan pentingnya keberadaan BUMN dalam masyarakat. Bio Farma tidak hanya menciptakan nilai ekonomi tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas melalui peningkatan kualitas hidup dan pelestarian lingkungan.
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
“Bagi Bio Farma, keberlanjutan bukan sekadar memenuhi standar, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap inovasi dan setiap proses bisnis yang dijalankan mendukung kinerja perusahaan dan memperkuat keberadaan negara melalui BUMN yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan masa depan Indonesia,” tambah Jeffri.
Komitmen Terhadap Pembangunan Berkelanjutan
Raihan PROPER Emas ke-10 dan penghargaan Green Leadership ini semakin menegaskan posisi Bio Farma sebagai BUMN di bidang life science yang beroperasi secara bertanggung jawab, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan. Melalui pengelolaan lingkungan yang konsisten, inovasi yang terukur, dan program pemberdayaan masyarakat yang berdampak, Bio Farma terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan nasional, ketahanan kesehatan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.




