Polres Malang Musnahkan 1.659 Botol Miras Dalam Operasi Pekat Semeru 2026

Di tengah kesibukan menjelang bulan suci Ramadan, Kepolisian Resor (Polres) Malang, Jawa Timur, melakukan operasi besar-besaran. Mereka berhasil mengamankan lebih dari seribu botol minuman keras (miras) dari berbagai merek dalam Operasi Pekat Semeru 2026. Sebuah upaya besar yang bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Operasi Pekat Semeru 2026: Upaya Polisi Menekan Peredaran Miras
Operasi Pekat Semeru 2026 digelar selama dua belas hari, mulai dari 25 Februari hingga 8 Maret 2026. Sasarannya bukan hanya miras, namun juga berbagai penyakit masyarakat lainnya yang kerap meresahkan selama bulan Ramadan. Namun, pemusnahan miras menjadi sorotan utama mengingat efeknya yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, secara simbolis melakukan pemusnahan barang bukti tersebut. Menurutnya, ini adalah bentuk komitmen kepolisian dalam menekan peredaran miras.
Hasil Operasi: 1.659 Botol Miras Dimusnahkan
Sebanyak 1.659 botol miras dari berbagai merek berhasil diamankan dan dimusnahkan oleh Polres Malang dalam operasi ini. Botol-botol miras tersebut adalah hasil sitaan petugas selama pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 di wilayah hukum Polres Malang.
“Pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil dari kegiatan Operasi Pekat Semeru 2026 yang telah kami laksanakan selama 12 hari di wilayah hukum Polres Malang,” kata Taat kepada wartawan.
Operasi ini difokuskan untuk menindak berbagai bentuk penyakit masyarakat. Salah satunya adalah peredaran minuman keras ilegal yang kerap menjadi pemicu tindak kriminalitas. Taat menegaskan komitmennya untuk terus menindak peredaran miras ilegal karena berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas di tengah masyarakat.
Harapan Kapolres Malang: Situasi Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif
Kegiatan pemusnahan miras ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri. Kapolres Malang berharap, dengan kegiatan ini, situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Malang tetap aman dan kondusif, khususnya selama bulan Ramadan.
“Kami berharap dengan kegiatan ini situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Malang tetap aman dan kondusif, khususnya selama bulan Ramadan,” pungkasnya.
Sebagai penutup, operasi besar-besaran Polres Malang ini menunjukkan bahwa penegakan hukum dan ketertiban masyarakat terus dikedepankan, terutama menjelang bulan suci Ramadan. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen aparat hukum dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menciptakan suasana yang kondusif untuk menyambut bulan suci dan hari raya.




